Mike Shinoda Ajak Penonton Nyanyikan In The End Untuk Chester

Mike Shinoda Ajak Penonton Nyanyikan In The End Untuk Chester

Mike Shinoda tampil dalam Reading Festival di tanggal 25 Agustus lalu. Dalam kesempatan tersebut, ia sempat membawakan salah satu lagu hits dari Linkin Park di tahun 2000 silam yang berjudul In The End. Shinoda sendiri tampil tepat sebelum Sum 41 dan Dua Lipa naik panggung.

Kehadiran Shinoda sendiri ddi festival tersebut bukanlah atas nama Linkin Park, melainkan ia sedang mempromosikan debut solonya yang berjudul Post Traumatic.

Post Traumatic sendiri merupakan album debut Shinoda yang telah dirilis pada tanggal 15 Juni 2018 lalu. Namun albumnya sendiri pertama kali diperkenalkan ke publik di tanggal 29 Maret 2018 bersamaan dengan perilisan dua lagu yang ada di dalam album tersebut, yaitu Crossing a Line dan Nothing Make Sense Anymore.

Shinoda bertindak sebagai produser utama dalam album tersebut, namun ia dibantu dengan beberapa orang dalam produksinya seperti Andrew Dawsoon dan juga Boonn. Lagu-lagu dalam album tersebut ditulis oleh orang-orang terdekat Shino, seperti Brad Delson, Ross Golan, Chino Moreno, dan juga Blackbear.

Sebagian besar lagu dalam album Post Traumatic tersebut direkam sendiri oleh Shinoda yang hampir semuanya mengisahkan perasaannya sehubungan dengan kematian rekan satu bandnya, Chester Bennington pada tanggan 20 Juli 2017 lalu. Daam album tersebut, terdapat 3 lagu secara keseluruhan.

Namun meski sedang mempromosikan extended play-nya, Shinoda sama sekali tak melupakan Linkin Park. Terbukti, dalam penampilannya tersebut Shinoda mengajak menonton menyanyikan lagu In The End sambil mengajak para penonton Reading Festival untuk bernyanyi keras-keras.

Sebelum mulai bernyanyi, Shinoda berujar bahwa ia ingin penonton bernyanyi dengan sangat keras sampai Chester bisa mendengarnya. Ajakan tersebut terasa begitu emosional, mengingat kematian Chester tahun lalu memang sangat mengagetkan. Shinoda kemudian memulai lagu tersebut dengan iringan piano yang dimainkannya sendiri.

Mike Shinoda

Dia melakukan rap di bagian versenya dan kemudian membiarkan penonton untuk melanjutkan bagian reffnya. Tidak hanya Shinoda yang tampak larut dalam suasana, para penonton pun ikut terbawa dan menyanyikan lagu tersebut dengan sangat emosional.

Usai bernyanyi di depan penonton Reading Festival, Shinoda berkata bahwa penampilannya hari itu terasa sangat berharga. Shinoda juga merasa bersyukur karena ia bisa tampil kembali membawakan lagu Linkin Park setelah sekian lama merasa takut untuk menyanyikannya lagi tanpa adanya Chester.

Chester sendiri ditemukan tewas gantung diri di Los Angeles tepat saat hari ulang tahun sahabatnya, Chriss Cornell, yang juga tewas gara-gara gantung diri pada tanggal 16 Mei 2017 silam. Banyak yang mengaitkan kematian Chester dan Chriss, karena mereka berdua memang diketahui sangat dekat. Muncul dugaan bahwa Chester sangat stres setelah kematian sahabatnya dengan cara yang tidak layak.

Namun banyak sumber yang menyebutkan kalau Chester sendiri sebenarnya juga sudah lama mengalami depresi. Bahkan ia sering menuangkan kegelisahannya tersebut dalam lagu-lagu Linkin Park. Sayangnya, tak ada yang menyadari seberapa dalam depresi yang dialami Chester hingga hari kematiannya tersebut.